Formulir Entri Data Excel Sederhana Terdistribusi Dua Tabel Berbeda Menggunakan Ekspresi If Else Record Macro


Setelah saya membuat tutorial tentang cara membuat formulir entri data di Ms. Excel tanpa coding lama-lama kepikiran juga untuk membuat bagaimana membuat formulir yang inputannya disimpan dalam dua tabel, dipilah berdasarkan kondisi tertentu, misalkan jenis kelamin, jenis arus kas pemasukan pengeluaran, ataupun kriteria yang lain. Namun tanpa coding rasanya tidak mungkin dan kali ini saya berusaha seminimal mungkin menggunakan coding VBA Script yang hanya 5-7 baris agar mudah dibuat dan dipraktekan. Caranya tentu seperti biasa yaitu menggunakan fitur record macro untuk kemudian record macro yang sudah disimpan tersebut akan kita modifikasi dengan menambahkan ekspresi percabangan If Else dimana dalam contoh tutorial di video ini adalah arus kas sederhana dengan dua kondisi yaitu jenis pemasukan akan terdistribusi masuk ke tabel pemasukan sedangkan jenis pengeluaran akan masuk ke tabel pengeluaran. Untuk tabel bisa dibuat dalam satu sheet ataupun di lain sheet, tinggal sesuaikan saja ketika mengeksekusi record macronya. Silahkan tonton videonya yak! Link download contoh file project ada dibawahnya.

Download contoh file disini ↓
Jangan lupa klik “Enable Editing” dan atau “Enable Content” saat membuka file tersebut agar macro dapat berjalan dengan baik!

Formulir Entri Data Ms. Excel Tanpa Coding Sederhana dan Cepat Menggunakan Fitur Record Macro


Video ini merupakan video versi perbaikan dan penyingkatan langkah-langkah membuat formulir entri data Ms. Excel menggunakan Record Macro sebelumnya. Pada Tutorial kali ini, langkah copy paste mengacu pada cell aktif sebelumnya sehingga tidak perlu mengulang klik cell di atasnya judul tiap kolom pada tabel. Untuk lebih jelasnya silahkan tonton video berikut, link download contoh file ada di bawah video. Sebagai catatan, beberapa langkah ini mungkin akan kurang berjalan baik karena saya lupa untuk mematikan use relative references pada langkah ketika selesai mem-paste value ,hehehe. Jadi harusnya mengaktifkan use relative references sebelum paste value dan mematikannya setelah paste value pada setiap input field. Selamat mencoba!

Download contoh file disini ↓
Jangan lupa klik “Enable Editing” dan atau “Enable Content” saat membuka file tersebut agar macro dapat berjalan dengan baik!

Deforestasi Mengancam Keberadaan Monyet Hutan di Lereng Gunung Seroja


Miris memang, apalagi bersamaan dengan video ini diambil, ada seseorang yang sedang menebang pohon dengan menggunakan chainsaw, suaranya sangat terdengar jelas. Hanya berjarak kurang lebih 50 meter di sebelah selatan (di bawahnya) kawanan monyet gunung itu. Terdengar pula raungan monyet yang tak kalah nyaring dengan suara chainsaw, seolah memberi komando kepada kawanannya untuk segera menjauh karena tempat tinggalnya diusik. Sesaat setelah pohon tersebut tumbang, beberapa ada yang masih bermain bergelantungan di atas pohon, beberapa ada yang langsung turun dan berpindah ke pohon lain pada bagian sisi lereng yang lebih tinggi. Lahan pertanianpun sudah semakin mendekat merambah ke kawasan hutan, berdasarkan pemantauan saya jaraknya kurang lebih hanya 100 meter dari kawanan monyet tersebut berada. Sudah sangat dekat.

Gunung seroja ini berada di desa Tlogo kecamatan Garung kabupaten Wonosobo. Letaknya tepat berada di atas waduk Tlaga Menjer. Desa Tlogo ini juga berdekatan dengan desa Maron yang masih saya ingat sewaktu kecil di daerah kuburan desa Maron saya bisa melihat beberapa monyet liar bergelantungan. Di atas desa Tlogo merupakan kawasan pertanian intensif dan perkebunan teh. Beberapa lahan pertanian masih terlihat jelas baru dibuka dengan membasmi semak-semak ilalang menggunakan herbisida.

Saya merupakan salah satu orang yang sangat antusias melihat satwa di alam bebas secara langsung, bukan di kandang. Meskipun itu hanya seekor burung, bajing, ular, kupu-kupu bahkan capung sekalipun. Bahkan saya bisa menghabiskan waktu yang lama untuk diam di tempat demi menyaksikan mereka sampai pergi. Dan melihat secara langsung monyet gunung merupakan salah satu moment membahagiakan yang saya syukuri, karena di Wonosobo sudah sangat jarang ditemukan satwa liar seperti monyet dan rusa. Bisa dibilang jika bertemu dengan mereka merupakan sebuah kejutan. Terakhir, saya melihat monyet gunung saat sedang mendaki di Ungaran sekitar 3 tahun yang lalu.

Seperti banyak diketahui bahwa Wonosobo terkenal akan produksi pertanian khususnya sayur mayur karena berada pada lokasi strategis yaitu pegunungan. Ironisnya hampir semua lahan pertanian yang berada di kaki lereng-lereng gunung telah merambah ke atas hingga kurang lebih 50% nya gunung. Bahkan di daerah Dieng, sampai puncak bukitpun tak luput untuk ditanami komoditas sayuran. Yang saya khawatirkan adalah ketika daerah lereng gunung Seroja ini tidak segera ditetapkan sebagai kawasan hutan lindung oleh pemerintah Wonosobo, bukan tidak mungkin sampai puncaknya akan dibabat dijadikan lahan pertanian. Kenapa tidak mungkin? Dibalik lereng gunung Seroja ini adalah desa Sembungan (di sisi barat laut) dan desa Serang (di sisi timur laut) yang memiliki banyak lahan pertanian sampai ke atas bukit-bukit. Bisa jadi, lahan pertanian desa Tlogo di kaki gunung Seroja ini akan merambah naik apabila kawasan hutan di lereng gunung Seroja tidak segera ditetapkan sebagai kawasan hutan lindung. Pemerintah memiliki peran penting untuk mengendalikan warga untuk tidak merusak kelestarian lingkungan.

Sisi barat laut gunung Sindoro saat cerah dilihat dari lereng gunung Seroja, terlihat jelas separuh dari gunung merupakan pemukiman dan lahan pertanian warga

Sebagai contoh, di lereng gunung Kembang sudah mulai terlihat jelas batas kawasan hutan lindung. Beberapa waktu lalu ke sana, yaitu daerah desa Tlogojati melalui kawasan wisata baru yaitu lembah Kembang, saya mencoba explore daerah perkebunan teh dan sampai daerah hutannya. Jarak batas kawasan hutan lindung dengan lahan pertanian paling ujung saya perkirakan tidak sampai setengah kilometer. Namun setidaknya dengan batas yang jelas ini, warga tidak berani untuk memperluas lahan pertaniannya sampai ke daerah hutan lindung.

Jika membandingkan dengan daerah-daerah lain, kawasan hutan di lereng gunung-gunung di wonosobo sangat memprihatinkan. Dari pantauan map sudah sangat jelas terlihat kawasan “hijau” nya tidak luas. Coba saja bandingkan dengan gunung Ungaran, gunung Slamet, gunung Lawu dsb.

Namun saya optimis dan berharap semoga lima atau bahkan sepuluh tahun mendatang masih bisa menyaksikan kawanan monyet gunung Seroja ini secara langsung di habitatnya.