[Puisi] Harap Kau Mengerti

Meski dalam hati mengumpat
Dengan senyum berlawan
Perasaan ini semakin kuat
Setiap melihatmu, teman . . .

Begitulah ku menyebutmu
Memanggil, boleh juga
Namun tak mengikis rasa cintaku
Padamu kuterpana

Meski kau tak merasakan
Kuberharap tak bertepuk sebelah tangan
Mungkin kau heran
Mengapa aku tak berani mengatakan

Bukankah aku tlah mengisyaratkan
Dengan pandangan tertuju padamu

Nah, itu yang kuharapkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s