Cara Menyemai Benih (Pakcoy) yang baik

Sebagai mahasiswa pertanian rasanya kurang afdhol kalau belum memposting bagaimana caranya menyemai benih. Hal ini merupakan skill dasar yang harus dimiliki oleh seorang petani, botanis, dan anda berkegiatan basis pertanian. Sewaktu di bangku kuliah dulu saya sempat bingung mengenai benih dan bibit, ternyata keduanya berbeda. Mungkin banyak orang men-satu artikan benih dan bibit dan tetap memiliki arti sama karena hal yang dimaksud kebetulan sama. Benih identik dengan biji, dimana biji merupakan hasil dari proses reproduksi tanaman pada fase pembungaan dimana biji terbentuk karena bertemunya sel betina dengan jantan (penyerbukan). Singkatnya benih sama dengan biji.Contoh benih Jagung (Zea mays), kedelai (Glycine max). Sedangkan bibit adalah bentuk tanaman utuh atau sebagian dari bagian vegetatif tanaman. Misalnya bibit padi (Oryza sativa) yaitu padi yang sudah ditumbuhkan dari bijinya dan masih muda, bibit mahoni (Swietenia mahagoni) sudah berbentuk tanaman muda dari hasil cangkok misalnya, atau bibit singkong (Manihot esculenta) yang hanya berupa kayu siap tanam stek.

Perbedaan Benih dan Bibit

Kiri Benih Jagung, Kanan Bibit Mahoni (sumber: google.com)

Kali ini saya akan memaparkan sedikit mengenai benih yaitu semai benih. Dari beberapa pengalaman dalam praktikum, proses penyemaian dan mengecambahkan benih yang baik ternyata memiliki beberapa kriteria. Diantaranya yang paling penting adalah; (1) Kondisi lingkungan lembab cukup air, (2) Bersih, (3) Gelap, (4) Suhu ruang – hangat, (5) Faktor kualitas dan viabilitas benih.

Hal pertama yang penting adalah bahwa dalam perkecambahan dalam proses penyemaian benih harus tercukupi air untuk melaksanakan Imbibisi agar air bereaksi dengan zat pati dan cadangan lainnya didalam benih serta mengaktifkan embrio. Proses Imbibisi akan berjalan baik apabila perlakuan yang diberikan adalah air dengan suhu hangat sehingga pori benih akan membuka lebih lebar dan air mudah masuk. Kedua adalah bahwa tempat harus bersih, tentunya. Kasus yang sering terjadi adalah benih berjamur dan tumbuhnya kurang baik, terserang penyakit dsb. Sterilisasi peralatan perlu dilakukan agar tidak ada cendawan dan mikroorganisme pengganggu jalannya proses perkecambahan, sederhana saja. Ketiga adalah gelap, benih berkecambah baik menyukai kondisi gelap sehingga pertumbuhannya rapid. Namun perlu diperhatikan, kondisi gelap hanya diberlakukan sampai benih tumbuh saja sekitar 2 – 3 hari (Pakcoy). Jika terus diperlakukan gelap maka benih akan tumbuh memanjang saja (etiolasi) tanpa membentuk bunga, batang mudah rebah dan lunak. Suhu sebaiknya hangat dan lembab. Kemudian terakhir adalah dari faktor benih itu sendiri, baik genetis maupun kondisi akibat penyimpanan dan distribusi. Ada benih yang baik dari sono-nya adapula yang tidak baik dari segi viabilitas maupun vigor benih.

Baik, untuk Pakcoy (Brassica rapa L) yang pernah saya lakukan dan tumbuh baik langkahnya sebagai berikut:

  1. Merendam benih dalam air hangat, suhu maksimal 500C selama 3 – 5 menit
  2. Sembari merendam, membuat media menggunakan baki dan arang sekam, arang sekam dipilih karena steril dari jamur. Baki diisi dengan arang sekam secukupnya setinggi 85% baki dan dibuat garis – garis galian menggunakan stik atau kayu kecil untuk tempat menabur benih, kemudian media dibasahi dengan air secukupnya maksimal kapasitas lapang
  3. Benih dipindahkan ke garis – garis tanam/tabur (jika tidak direndam bisa langsung ditabur) kemudian ditutup dengan arang sekam.
  4. Baki ditutup dengan kresek maupun plastik hitam bisa juga mulsa hitam agar kelembaban terjaga dan gelap
  5. Selalu mengecek media, jika kering segera tambahkan air. Baiknya dengan sprayer paling lembut.
  6. Setelah 2 hari plastik hitam di buka dan kecambah siap diperkenalkan dengan cahaya matahari, setelah tumbuh daun sempurna tanaman siap dipindahkan

    Perkecambahan

    Gambar kiri 2,5 hst. Kanan 3,5 hst (sumber: dokumentasi pribadi)

Begitulah langkah-langkahnya, untuk media tanam bisa menggunakan pasir, tanah-pupuk, rockwool, dsb. Arang saya pilih karena selain murah dia juga porous dan tidak ditumbuhi jamur. Selain itu arang juga mudah ditembus oleh akar tanaman dan ditembus kecambah naik ke permukaan. Silahkan coba dengan media lain 😀 Ada diskusi? Monggo…

Advertisements